|
Jiwa Kepahlawanan KH. Noer Alie - Edisi 36 |
|
Written by Anis Abdul Quddus*
|
|
Tuesday, 31 March 2009 |
|
“Bukan orang Bekasi namanya kalau dia tidak kenal KH. Noer Alie". Itulah ungkapan yang sering saya dengar dari para orangtua dahulu. Sosok beliau sangat terkenal di mata orang Bekasi dan menjadi ikon kebanggaan masyarakat Betawi pada masa revolusi. Beliau terkenal dengan julukan “Singa Karawang-Bekasi” atau ada juga yang menyebutnya “Si Belut Putih”. KH. Noer Alie dikenal sebagai seorang Kiyai yang sangat peduli dengan pendidikan, cerdas, berani, karismatik dan sangat dihormati oleh lingkungan sekitarnya. Berdasarkan cerita masyarakat di sekitar desa Ujungharapan, apabila KH. Noer Alie atau “Engkong Kiyai” —demikian beliau kerap disebut— sedang berjalan, tidak ada seorangpun baik pejalan kaki ataupun yang berkendaraan berani mendahului, mereka lebih memilih jalan lain atau melompati got sebagai jalan pintas apabila terpaksa harus mendahului Engkong Kiyai. Kisah kepahlawanan KH. Noer Alie pun telah menginspirasi seorang pujangga besar Indonesia, yaitu Khairil Anwar untuk menulis karya puisi Antara Karawang-Bekasi yang sangat terkenal itu.
|
|
Read more...
|
|
|
KH. A. Tajuddin Marzuki; Tokoh Representatif Generasi Kedua Attaqwa |
|
Written by Irhamni Rofiun*
|
|
Tuesday, 31 March 2009 |
|
Tanda-tanda dicabutnya ilmu oleh Allah SWT adalah perginya para ulama. Sudah banyak ulama yang telah pergi meninggalkan kita untuk selama-lamanya. Salah satunya adalah seorang tokoh masyarakat Oejoeng Malang (sekarang menjadi Ujungharapan) yang disegani sekaligus representatif generasi kedua Attaqwa. Beliau adalah KH. A. Tajuddin Marzuki seorang sosok suami dari Hj. Maqbulah H. Mahmud dan seorang panutan dari ke delapan anaknya,
|
|
Read more...
|
|
|
Gaza Berduka, Israel Bersuka - Edisi 36 |
|
Written by Nurkholis Nawawi
|
|
Tuesday, 31 March 2009 |
|
“We will not go down... in the night, whitout a fight... you can burn up our mosques and our homes and our schools... but our spirit will never die... we will not go down... in Gaza tonight.” Itu lah bagian bait lirik lagu Michael Heart, yang mengungkapkan sebuah kekuatan, dan rasa keprihatinan, sebagai mahluk tuhan yang hakikat fitrahnya saling mencintai. Sekitar kurang lebih 370 syahid, bayi-bayi yang tak berdosa menjadi korban, para wanita, dan banyak lagi ribuan orang yang luka-luka, rumah, masjid dan sekolah-sekolah hancur akibat luncuran bom dan senjata Israel yang membabi-buta menyerang tanpa henti ke Palestina.
|
|
Read more...
|
|
|
|
<< Start < Prev 1 2 Next > End >>
|
| Results 1 - 8 of 15 |